Kau anak baru di kampus dan belum kenal siapa-siapa.
Kau jatuh cinta pada teman yang duduk disamping dalam kuliah matematika…tapi kau tidak pernah menagatakan sepatah kata pun padanya.
Seseorang yang ada di kelompok tugasmu kelihatannya bisa menjadi temanmu.
Sesuatu yang menyenangkan bisa berawal dari satu kata sederhana : Hai
Kedengarannya mudah , bukan? Tapi aku tahu , itu tidak mudah. Membuka mulut untuk megucapkan sepatah kata saja bisa membuatmu gugup , membuatmu takut kelihatan bodoh , membuatmu takut kalau-kalau mereka akan menoleh dan tertawa di depanmu , atau lainnya.
“Berapa pun umurmu” “Mendekati seseorang yang tak kau kenal bisa sangat menakutkan”.
Dekati orang itu pada saat ia sedang sendirian. Alasannya , pertama , jika seseorang sedang berdiri , atau duduk sendirian , orang itu biasanya sangat senang bisa mendapat teman bicara. Dan mungkin senang karena tidak perlu memulainya lebih dulu. Kedua , kalau kau mendekati 2 orang atau lebih yang sedang becakap-cakap ; siapa tahu kau memotong pembicaraan mereka dan bisa jadi itu adalah percakapan yang sangat pribadi. Terakhir pengelompokan sering kali membuat orang bertingkah aneh. Terkadang orang merasa seolah-olah mereka harus bereaksi di depan orang bahwa merka keren dan kau tidak. Ajaklah seseorang untuk memisahkan diri dari kerumunan , dan mungkin saja orang itu menjadi lebih santai dan dapat menerimamu.
Cara terbaik untuk mencairkan seuasan agar lebih akrab adalah dengan pujian yang tulus seperti :
“aku suka sekali baju hangatmu”
“warna itu sangat cocok kau pakai”
“pidatomu bagus sekali”
“aku suka potongan rambutmu”
perkenalkan diri. Setelah orang mengucapkan terima kasih (atas pujian itu) , kau bisa memperkanalkan diri dan memulai percakapan. Memang sulit dipercaya , hampir semua orang merasa malu untuk memulai percakapan dengan orang yang tidak dikenal. Jika kau memulai langkah pertama , calon temanmu itu akan berterima kasih selamanya sehingga setiap kali kau melakukannya , kau akan merasa lebih percaya diri. Pepatah lama mengatakan : orang asing hanyalah teman yang belum berjodoh denganmu.”
Kau mungkin bisa memulai dengan satu kata : Hai.
(oke, percayalah padaku , aku bukan yang beranggapan bahwa setiap ada kata “Hai”! langsung menimbulkan keterikatan. Selalu ada kemungkinan kau akan ditolak , bahwa respons terhadap sapaan “Hai”-mu bisa menjadi salam “selamat tinggal”. Tentu saja , ini sangat menyebalkan. Tetapi jika menurutmu kau tidak mampu menghadapinya , tunggu saja topic selanjutnya “Hadapi penolakan” , maka semua akan teratasi!)
No comments:
Post a Comment